
Kredit Usaha Rakyat Mikro (KUR Mikro)
KUR Mikro adalah kredit/pembiayaan modal kerja dan/atau investasi dari pemerintah Indonesia dengan subsidi bunga, ditujukan bagi pelaku usaha mikro produktif yang layak namun belum memiliki agunan tambahan. Plafon di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta dengan suku bunga mulai 6% efektif per tahun.
📋 Quick Facts
📄About This Scheme
Kredit Usaha Rakyat Mikro (KUR Mikro) adalah kredit/pembiayaan modal kerja dan/atau kredit/pembiayaan investasi kepada debitur individu/perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup.
Program ini merupakan bagian dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan pemerintah melalui bank-bank penyalur untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapatkan akses pembiayaan dengan bunga terjangkau.
Dasar hukum terbaru KUR adalah Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat. Regulasi ini mengatur kategori KUR, plafon, suku bunga, dan persyaratan penerima.
✅Eligibility Criteria
Syarat penerima KUR Mikro berdasarkan ketentuan yang berlaku:
- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
- Memiliki usaha produktif dan layak yang telah berjalan minimal 6 bulan
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain (kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit)
- Tidak memiliki riwayat kredit bermasalah dalam sistem SLIK OJK
- Memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan/RT/RW
- Memiliki NPWP (wajib untuk pinjaman di atas Rp50 juta)
- Tidak masuk dalam Daftar Hitam Nasional Penarik Cek dan/atau Bilyet Giro Kosong
- Usia maksimal 60 tahun pada saat kredit lunas
Pengecualian untuk korban PHK: Pekerja yang terkena PHK dapat mengajukan KUR Mikro dengan syarat telah mengikuti pelatihan kewirausahaan dan memiliki usaha minimal 3 bulan.
💰Benefits
Manfaat dan ketentuan KUR Mikro:
- Plafon: Di atas Rp10.000.000 hingga Rp100.000.000 per akad per Penerima KUR Mikro
- Suku bunga:
- Sektor produksi atau perdagangan berorientasi ekspor: 6% efektif per tahun
- Sektor perdagangan non-ekspor: 6% (akad pertama), 7% (akad kedua), 8% (akad ketiga), 9% (akad keempat)
- Tenor: Maksimal 3 tahun untuk modal kerja, maksimal 5 tahun untuk investasi
- Agunan: KUR Mikro hingga Rp100 juta tidak memerlukan agunan tambahan, hanya agunan pokok berupa usaha atau objek yang dibiayai
- Bebas biaya administrasi dan provisi
- Dapat digunakan untuk modal kerja dan/atau investasi
Simulasi angsuran (perkiraan bunga 6% efektif per tahun):
- Plafon Rp50 juta, tenor 36 bulan: sekitar Rp1.521.097 per bulan
- Plafon Rp100 juta, tenor 36 bulan: sekitar Rp3.042.194 per bulan
📋Documents Required
Dokumen yang diperlukan untuk pengajuan KUR Mikro:
- Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) pemohon dan pasangan (jika sudah menikah)
- Kartu Keluarga (KK)
- Surat/akta nikah atau cerai (jika ada)
- NPWP (wajib untuk plafon di atas Rp50 juta)
- Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan/RT/RW
- Surat izin usaha lainnya (SIUP, TDP, atau IUMK) jika ada
- Rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir (jika diminta)
- Foto usaha dan pas foto (untuk pengajuan online)
📝How to Apply
Pengajuan KUR Mikro dapat dilakukan secara online atau offline.
Metode 1: Online melalui platform resmi bank penyalur
- Buka situs resmi KUR bank penyalur (contoh: kur.bri.co.id untuk BRI)
- Login atau daftar akun baru menggunakan email dan kata sandi
- Pilih menu "Ajukan Pinjaman KUR"
- Baca syarat dan ketentuan, lalu klik setuju
- Isi data diri secara lengkap (nama, NIK, alamat, nama ibu kandung, dll.)
- Isi data usaha (jenis usaha, penghasilan, biaya usaha, nomor rekening)
- Unggah dokumen persyaratan (KTP, surat keterangan usaha, pas foto, foto usaha)
- Pilih jenis KUR dan nominal pinjaman
- Cek estimasi angsuran melalui fitur perhitungan
- Kirim pengajuan dan tunggu verifikasi serta survei dari bank
Metode 2: Offline ke kantor cabang bank penyalur
- Datang ke kantor cabang bank penyalur terdekat (BRI, Mandiri, BNI, BSI, dll.)
- Bawa seluruh dokumen persyaratan
- Sampaikan keperluan pengajuan KUR Mikro kepada petugas
- Ikuti proses wawancara, verifikasi data, dan survei usaha
- Jika disetujui, lakukan akad kredit dan pencairan dana
🔍Check Application Status
Status pengajuan KUR Mikro dapat dipantau melalui:
- Platform online bank penyalur — login ke akun yang digunakan saat mendaftar untuk melihat status pengajuan
- Kantor cabang bank penyalur — tanyakan langsung kepada petugas
- Call center bank penyalur — hubungi layanan pelanggan bank terkait
Setelah pengajuan, bank akan melakukan verifikasi data dan survei usaha sebelum menentukan persetujuan dan pencairan dana.
💳Payment / Installment Status
Pembayaran angsuran KUR Mikro dilakukan melalui:
- Autodebet dari rekening bank yang digunakan saat akad kredit
- Transfer manual ke rekening pinjaman di bank penyalur
- Mobile banking bank penyalur
- ATM atau teller bank
Pastikan rekening memiliki saldo yang cukup sebelum tanggal jatuh tempo cicilan untuk menghindari denda keterlambatan.
📅Important Dates
- 2026: Pemerintah menetapkan plafon KUR 2026 sebesar Rp308,41 triliun hingga Rp320 triliun untuk mendukung UMKM
- 2026: Permenko Perekonomian Nomor 1 Tahun 2026 menjadi pedoman pelaksanaan KUR
- 29 Januari – 31 Desember 2026: Periode promo KUR BRI berdasarkan informasi resmi BRI
❌Who Is Not Eligible
Yang tidak memenuhi syarat untuk KUR Mikro:
- Pelaku usaha yang tidak memiliki usaha produktif atau usahanya tidak layak
- Debitur yang sedang menerima kredit produktif dari bank lain (kecuali kredit konsumtif)
- Debitur yang memiliki riwayat kredit macet/bermasalah dalam SLIK OJK
- Usaha yang tidak berjalan minimal 6 bulan (kecuali korban PHK dengan syarat khusus)
- Penggunaan KUR untuk kredit konsumtif (bukan modal kerja atau investasi usaha)
- Plafon KUR Mikro yang melebihi Rp100 juta per akad per penerima
Penting: KUR Mikro hingga Rp100 juta tidak boleh dimintai agunan tambahan dalam bentuk apapun.
⚠️Important Instructions
Hal-hal penting yang perlu diperhatikan:
- KUR Mikro 100% gratis. Tidak ada biaya pendaftaran atau pungutan apapun. Waspadai praktik percaloan.
- Pastikan usaha sudah berjalan minimal 6 bulan (kecuali korban PHK dengan syarat khusus)
- Untuk KUR Mikro hingga Rp100 juta, tidak perlu agunan tambahan. Cukup gunakan agunan pokok berupa usaha atau objek yang dibiayai
- Gunakan KUR sesuai peruntukan: modal kerja atau investasi usaha. Penyalahgunaan dapat dikenakan sanksi
- Simpan bukti pembayaran angsuran dengan baik
- Pastikan seluruh data yang diisi valid dan dokumen lengkap untuk memperlancar proses verifikasi
🔗Related Schemes
Program terkait yang dapat diakses penerima KUR Mikro:
- KUR Super Mikro — plafon hingga Rp10 juta dengan bunga 3% efektif per tahun
- KUR Kecil — plafon di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta
- Kredit Usaha Alsintan — kredit untuk modernisasi pertanian
- PNM Mekaar — pembiayaan untuk perempuan pelaku usaha mikro
📌Conclusion
Kredit Usaha Rakyat Mikro (KUR Mikro) merupakan program pembiayaan bersubsidi pemerintah Indonesia yang memberikan akses modal kerja dan investasi dengan bunga rendah bagi pelaku usaha mikro. Plafon KUR Mikro berkisar di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta dengan suku bunga mulai 6% efektif per tahun untuk sektor produksi dan perdagangan berorientasi ekspor.
KUR Mikro hingga Rp100 juta tidak memerlukan agunan tambahan, sehingga sangat membantu pelaku usaha mikro yang belum memiliki aset untuk dijaminkan. Pengajuan dapat dilakukan secara online melalui platform resmi bank penyalur atau langsung ke kantor cabang.
📎Additional Information
Perbedaan KUR Mikro di Berbagai Bank Penyalur
Meskipun pedoman umum KUR diatur pemerintah, setiap bank penyalur dapat memiliki ketentuan teknis yang sedikit berbeda:
- BRI: KUR Mikro dengan plafon hingga Rp100 juta, bunga 6% efektif per tahun, dapat diajukan online di kur.bri.co.id
- Mandiri: KUR Mikro dengan plafon hingga Rp100 juta, bunga 6% untuk sektor produksi/ekspor, pengajuan dapat dilakukan di cabang atau online
- BSI: KUR Mikro dengan plafon hingga Rp100 juta, margin 6% efektif per tahun, tersedia pola pembayaran Reguler, Periodic, dan Yarnen
Simulasi Angsuran KUR Mikro Rp100 Juta
Dengan asumsi bunga 6% efektif per tahun, berikut perkiraan angsuran KUR Mikro Rp100 juta:
- Tenor 12 bulan: Rp8.606.643 per bulan
- Tenor 24 bulan: Rp4.432.061 per bulan
- Tenor 36 bulan: Rp3.042.194 per bulan
Untuk modal kerja, tenor maksimal 3 tahun (36 bulan), sedangkan untuk investasi dapat mencapai 5 tahun (60 bulan).
KUR Mikro untuk Sektor Pertanian
KUR Mikro dapat digunakan untuk sektor produksi termasuk pertanian. Untuk sektor pertanian, terdapat ketentuan khusus:
- KUR Mikro Sektor Produksi dapat diberikan paling banyak Rp25.000.000 per musim tanam atau satu siklus produksi
- Satu musim tanam untuk sektor pertanian, satu musim budidaya untuk peternakan, dan satu musim tangkap/budidaya untuk perikanan
Kewajiban BPJS Ketenagakerjaan
Untuk KUR Mikro dengan plafon hingga Rp100 juta, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan umumnya tidak diwajibkan. Kewajiban ini berlaku untuk KUR Kecil dengan plafon di atas Rp100 juta sesuai ketentuan yang berlaku.
🚀 Ready to Apply?
Use the official links below to apply for this scheme, check your status, or contact support.
❓Frequently Asked Questions
🔗🇮🇳 More Schemes from Indonesia
Explore other government schemes you might find useful






