
Kredit Usaha Rakyat Kecil (KUR Kecil)
KUR Kecil adalah kredit/pembiayaan modal kerja dan/atau investasi dari pemerintah Indonesia dengan subsidi bunga, ditujukan bagi pelaku usaha kecil produktif yang layak. Plafon di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta dengan suku bunga mulai 6% efektif per tahun untuk sektor produksi.
📋 Quick Facts
📄About This Scheme
Kredit Usaha Rakyat Kecil (KUR Kecil) adalah kredit/pembiayaan modal kerja dan/atau kredit/pembiayaan investasi kepada debitur individu/perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup.
Program ini merupakan bagian dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan pemerintah melalui bank-bank penyalur untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapatkan akses pembiayaan dengan bunga terjangkau.
Dasar hukum terbaru KUR adalah Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat. Regulasi ini mulai berlaku sejak 13 Januari 2026 dan mengatur kategori KUR, plafon, suku bunga, dan persyaratan penerima.
✅Eligibility Criteria
Syarat penerima KUR Kecil berdasarkan ketentuan yang berlaku:
- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
- Memiliki usaha produktif dan layak yang telah berjalan minimal 6 bulan
- Memiliki omzet tahun sebelumnya atau estimasi omzet tahun berjalan paling banyak Rp4,8 miliar
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain (kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit)
- Tidak memiliki riwayat kredit bermasalah dalam sistem SLIK OJK
- Memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan/RT/RW
- Memiliki NPWP (wajib untuk pinjaman di atas Rp50 juta)
- Tidak masuk dalam Daftar Hitam Nasional Penarik Cek dan/atau Bilyet Giro Kosong
- Usia maksimal 60 tahun pada saat kredit lunas
💰Benefits
Manfaat dan ketentuan KUR Kecil:
- Plafon: Di atas Rp100.000.000 hingga Rp500.000.000 per akad per Penerima KUR Kecil
- Suku bunga:
- Sektor produksi atau perdagangan berorientasi ekspor: 6% efektif per tahun
- Sektor perdagangan non-ekspor: 6% (akad pertama), 7% (akad kedua), 8% (akad ketiga), 9% (akad keempat)
- Tenor: Maksimal 4 tahun untuk modal kerja, maksimal 5 tahun untuk investasi
- Agunan: KUR Kecil memerlukan agunan tambahan sesuai ketentuan bank penyalur, dapat berupa tanah dan/atau bangunan atau kendaraan bermotor
- Bebas biaya administrasi dan provisi
- Dapat digunakan untuk modal kerja dan/atau investasi
Simulasi angsuran (perkiraan bunga 6% efektif per tahun):
- Plafon Rp200 juta, tenor 36 bulan: sekitar Rp6.084.389 per bulan
- Plafon Rp500 juta, tenor 48 bulan: sekitar Rp11.745.563 per bulan
📋Documents Required
Dokumen yang diperlukan untuk pengajuan KUR Kecil:
- Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) pemohon dan pasangan (jika sudah menikah)
- Kartu Keluarga (KK)
- Surat/akta nikah atau cerai (jika ada)
- NPWP (wajib untuk plafon di atas Rp50 juta)
- Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan/RT/RW
- Surat izin usaha lainnya (SIUP, TDP, atau IUMK) jika ada
- Rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir (jika diminta)
- Laporan keuangan sederhana atau catatan omzet usaha
- Dokumen agunan (sertifikat tanah, BPKB kendaraan) sesuai ketentuan bank
- Foto usaha dan pas foto (untuk pengajuan online)
📝How to Apply
Pengajuan KUR Kecil dapat dilakukan secara online atau offline.
Metode 1: Online melalui platform resmi bank penyalur
- Buka situs resmi KUR bank penyalur (contoh: kur.bri.co.id untuk BRI)
- Login atau daftar akun baru menggunakan email dan kata sandi
- Pilih menu "Ajukan Pinjaman KUR"
- Baca syarat dan ketentuan, lalu klik setuju
- Isi data diri secara lengkap (nama, NIK, alamat, nama ibu kandung, dll.)
- Isi data usaha (jenis usaha, omzet, biaya usaha, nomor rekening)
- Unggah dokumen persyaratan (KTP, NPWP, surat keterangan usaha, laporan keuangan, dokumen agunan)
- Pilih jenis KUR dan nominal pinjaman
- Cek estimasi angsuran melalui fitur perhitungan
- Kirim pengajuan dan tunggu verifikasi serta survei dari bank
Metode 2: Offline ke kantor cabang bank penyalur
- Datang ke kantor cabang bank penyalur terdekat (BRI, Mandiri, BNI, BSI, dll.)
- Bawa seluruh dokumen persyaratan
- Sampaikan keperluan pengajuan KUR Kecil kepada petugas
- Ikuti proses wawancara, verifikasi data, survei usaha, dan penilaian agunan
- Jika disetujui, lakukan akad kredit dan pencairan dana
🔍Check Application Status
Status pengajuan KUR Kecil dapat dipantau melalui:
- Platform online bank penyalur — login ke akun yang digunakan saat mendaftar untuk melihat status pengajuan
- Kantor cabang bank penyalur — tanyakan langsung kepada petugas
- Call center bank penyalur — hubungi layanan pelanggan bank terkait
Setelah pengajuan, bank akan melakukan verifikasi data, survei usaha, dan penilaian agunan sebelum menentukan persetujuan dan pencairan dana.
💳Payment / Installment Status
Pembayaran angsuran KUR Kecil dilakukan melalui:
- Autodebet dari rekening bank yang digunakan saat akad kredit
- Transfer manual ke rekening pinjaman di bank penyalur
- Mobile banking bank penyalur
- ATM atau teller bank
Pastikan rekening memiliki saldo yang cukup sebelum tanggal jatuh tempo cicilan untuk menghindari denda keterlambatan.
📅Important Dates
- 13 Januari 2026: Permenko Perekonomian Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR mulai berlaku [citation:2][citation:18]
- 2026: Pemerintah menetapkan plafon KUR 2026 sebesar Rp308,41 triliun hingga Rp320 triliun untuk mendukung UMKM [citation:13]
- 29 Januari – 31 Desember 2026: Periode promo KUR BRI berdasarkan informasi resmi BRI [citation:1]
❌Who Is Not Eligible
Yang tidak memenuhi syarat untuk KUR Kecil:
- Pelaku usaha yang tidak memiliki usaha produktif atau usahanya tidak layak
- Debitur yang sedang menerima kredit produktif dari bank lain (kecuali kredit konsumtif)
- Debitur yang memiliki riwayat kredit macet/bermasalah dalam SLIK OJK
- Usaha yang tidak berjalan minimal 6 bulan
- Omzet usaha melebihi Rp4,8 miliar per tahun
- Penggunaan KUR untuk kredit konsumtif (bukan modal kerja atau investasi usaha)
- Plafon KUR Kecil yang melebihi Rp500 juta per akad per penerima
Penting: KUR Kecil memerlukan agunan tambahan sesuai ketentuan bank penyalur.
⚠️Important Instructions
Hal-hal penting yang perlu diperhatikan:
- KUR Kecil 100% gratis. Tidak ada biaya pendaftaran atau pungutan apapun. Waspadai praktik percaloan.
- Pastikan usaha sudah berjalan minimal 6 bulan dan omzet tidak melebihi Rp4,8 miliar per tahun
- KUR Kecil memerlukan agunan tambahan sesuai ketentuan bank penyalur
- Gunakan KUR sesuai peruntukan: modal kerja atau investasi usaha. Penyalahgunaan dapat dikenakan sanksi
- Simpan bukti pembayaran angsuran dengan baik
- Pastikan seluruh data yang diisi valid dan dokumen lengkap untuk memperlancar proses verifikasi
🔗Related Schemes
Program terkait yang dapat diakses penerima KUR Kecil:
- KUR Super Mikro — plafon hingga Rp10 juta dengan bunga 3% efektif per tahun [citation:14]
- KUR Mikro — plafon di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta tanpa agunan tambahan
- Kredit Usaha Alsintan — kredit untuk modernisasi pertanian
- PNM Mekaar — pembiayaan untuk perempuan pelaku usaha mikro
📌Conclusion
Kredit Usaha Rakyat Kecil (KUR Kecil) merupakan program pembiayaan bersubsidi pemerintah Indonesia yang memberikan akses modal kerja dan investasi dengan bunga rendah bagi pelaku usaha kecil. Plafon KUR Kecil berkisar di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta dengan suku bunga mulai 6% efektif per tahun untuk sektor produksi dan perdagangan berorientasi ekspor.
KUR Kecil memerlukan agunan tambahan sesuai ketentuan bank penyalur, sehingga cocok bagi pelaku usaha yang telah memiliki aset untuk dijaminkan. Pengajuan dapat dilakukan secara online melalui platform resmi bank penyalur atau langsung ke kantor cabang.
📎Additional Information
Perbedaan KUR Kecil di Berbagai Bank Penyalur
Meskipun pedoman umum KUR diatur pemerintah, setiap bank penyalur dapat memiliki ketentuan teknis yang sedikit berbeda:
- BRI: KUR Kecil dengan plafon di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta, bunga 6% efektif per tahun untuk sektor produksi/ekspor, memerlukan agunan sesuai ketentuan bank [citation:1][citation:6]
- Mandiri: KUR Kecil dengan plafon Rp100 juta hingga Rp500 juta, bunga 6% efektif per tahun, agunan berupa fixed assets sesuai ketentuan [citation:5][citation:9]
- BSI: KUR Kecil dengan plafon hingga Rp500 juta, margin 6% efektif per tahun, tersedia pola pembayaran Reguler, Periodic, dan Yarnen
Simulasi Angsuran KUR Kecil Rp500 Juta
Dengan asumsi bunga 6% efektif per tahun, berikut perkiraan angsuran KUR Kecil Rp500 juta:
- Tenor 12 bulan: Rp43.033.215 per bulan
- Tenor 24 bulan: Rp22.160.307 per bulan
- Tenor 36 bulan: Rp15.210.973 per bulan
- Tenor 48 bulan: Rp11.745.563 per bulan
Untuk modal kerja, tenor maksimal 4 tahun (48 bulan), sedangkan untuk investasi dapat mencapai 5 tahun (60 bulan) [citation:3].
KUR Kecil untuk Sektor Pertanian
KUR Kecil dapat digunakan untuk sektor produksi termasuk pertanian. Untuk sektor pertanian, KUR Kecil dapat diberikan untuk mendukung investasi dan modal kerja dengan plafon hingga Rp500 juta sesuai kebutuhan usaha tani. Pemerintah memberikan perhatian khusus pada sektor pertanian, perikanan, dan industri pengolahan melalui kemudahan akses pembiayaan yang lebih luas [citation:14].
Kewajiban BPJS Ketenagakerjaan
Untuk KUR Kecil dengan plafon di atas Rp100 juta, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan umumnya diwajibkan sesuai ketentuan yang berlaku. Pastikan usaha dan pekerja telah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai salah satu syarat pengajuan [citation:5][citation:16].
🚀 Ready to Apply?
Use the official links below to apply for this scheme, check your status, or contact support.
❓Frequently Asked Questions
🔗🇮🇳 More Schemes from Indonesia
Explore other government schemes you might find useful






