
Subsidi BBM / Pertalite Compensation
Subsidi BBM Pertalite adalah program pemerintah Indonesia yang memberikan harga jual bahan bakar minyak jenis Pertalite (RON 90) lebih murah dari harga keekonomian, khususnya untuk kendaraan roda dua dan mobil pribadi dengan kapasitas mesin maksimal 1.400 cc. Pembelian kini wajib terdaftar dalam program Subsidi Tepat Pertamina dan menggunakan barcode QR Code.
๐ Quick Facts
๐About This Scheme
Subsidi BBM Pertalite adalah program bantuan pemerintah Indonesia yang memberikan harga jual BBM jenis Pertalite (RON 90) lebih murah dari harga keekonomiannya. Pertalite ditetapkan sebagai Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.
Program ini dikelola oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, dengan PT Pertamina (Persero) sebagai pelaksana distribusi. Harga Pertalite saat ini ditetapkan Rp10.000 per liter dan berlaku secara nasional, meskipun terdapat perbedaan komponen pajak daerah dan biaya distribusi di beberapa wilayah.
Pada tahun 2026, pemerintah terus berkomitmen menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa harga Pertalite dan Biosolar tidak akan naik hingga 31 Desember 2026, bahkan ketika harga minyak mentah dunia menembus USD106 per barel. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.
โ Eligibility Criteria
Sasaran penerima Subsidi BBM Pertalite:
- Kendaraan roda dua โ sepeda motor dari semua kapasitas mesin
- Kendaraan pribadi roda empat โ mobil pribadi dengan kapasitas mesin maksimal 1.400 cc
- Kendaraan umum pelat kuning โ angkutan umum dengan pelat kuning
- Kendaraan angkutan barang โ kecuali untuk pertambangan dan perkebunan dengan roda lebih dari 6
- Mobil layanan umum โ ambulans, mobil jenazah, truk sampah, dan pemadam kebakaran
Syarat pendaftaran Subsidi Tepat Pertamina:
- Memiliki KTP yang masih berlaku
- Memiliki STNK kendaraan yang aktif
- Foto kendaraan tampak depan dan samping dengan plat nomor terlihat jelas
- Terdaftar dalam sistem Subsidi Tepat Pertamina melalui laman resmi atau aplikasi MyPertamina
Penting: Kendaraan dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc tidak memenuhi kriteria dan akan ditolak oleh sistem pemindaian QR Code MyPertamina.
๐ฐBenefits
Manfaat Subsidi BBM Pertalite:
- Harga jauh lebih murah dibandingkan BBM non-subsidi (Pertamax, Pertamax Turbo)
- Harga tetap stabil โ Rp10.000 per liter hingga akhir 2026
- Pembatasan pembelian maksimal 50 liter per hari per kendaraan untuk mencegah penyalahgunaan
Perbandingan harga BBM Pertamina (Jawa & Bali):
- Pertalite (Subsidi): Rp10.000 per liter
- Pertamax (RON 92): Harga non-subsidi (fluktuatif mengikuti harga keekonomian)
- Pertamax Turbo (RON 98): Harga non-subsidi
Batas pembelian: Pemerintah memberlakukan pembatasan pembelian Pertalite maksimal 50 liter per hari per kendaraan untuk mobil. Pembatasan ini tidak berlaku untuk angkutan truk.
๐Documents Required
Dokumen yang perlu disiapkan untuk pendaftaran Subsidi Tepat Pertamina:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) โ pemilik kendaraan yang sah dan masih berlaku
- Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) โ aktif, menunjukkan masa pajak dan nomor rangka
- Foto KTP โ diunggah saat pendaftaran
- Foto STNK โ tampak depan dan belakang dalam kondisi terbuka
- Foto kendaraan โ tampak depan dan samping dengan plat nomor terlihat jelas dan tegak lurus
Catatan: Semua dokumen harus diunggah dengan kualitas gambar yang tinggi agar proses verifikasi berjalan lancar. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman subsiditepat.mypertamina.id atau aplikasi MyPertamina.
๐How to Apply
Cara mendaftar Subsidi Tepat Pertamina:
- Buka laman resmi subsiditepat.mypertamina.id atau unduh aplikasi MyPertamina
- Buat akun dengan mengisi data diri dan informasi kendaraan
- Unggah dokumen yang diperlukan: foto KTP, foto STNK (depan dan belakang), dan foto kendaraan (tampak depan dan samping)
- Pilih jenis BBM subsidi yang diinginkan (Pertalite atau Biosolar)
- Kirim pendaftaran dan tunggu proses verifikasi maksimal 14 hari kerja
- Jika disetujui, Anda akan menerima barcode QR Code melalui email atau notifikasi di aplikasi
- Cetak atau simpan barcode tersebut untuk digunakan saat pembelian BBM di SPBU Pertamina
Penting: Barcode QR Code berfungsi sebagai identitas kendaraan yang memuat informasi nomor polisi, data pemilik, dan jenis BBM subsidi yang berhak dibeli.
๐Check Application Status
Cara mengecek status pendaftaran Subsidi Tepat Pertamina:
- Login ke akun Anda di laman subsiditepat.mypertamina.id atau aplikasi MyPertamina
- Masuk ke menu "Kendaraan Saya" atau "Status Pendaftaran"
- Periksa status verifikasi kendaraan
- Jika sudah terverifikasi, barcode QR Code akan tersedia dan dapat diunduh
Status juga dapat ditanyakan melalui Pertamina Call Center 135.
๐ณPayment / Installment Status
Subsidi BBM Pertalite tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa harga jual yang lebih murah dari harga keekonomian. Pembeli membayar langsung ke SPBU Pertamina dengan harga Rp10.000 per liter.
Cara memastikan mendapatkan harga subsidi:
- Pastikan kendaraan sudah terdaftar dalam program Subsidi Tepat Pertamina
- Tunjukkan barcode QR Code kepada petugas SPBU sebelum pengisian
- Petugas akan memindai barcode untuk memverifikasi kelayakan pembelian BBM subsidi
- Bayar sesuai dengan harga Pertalite yang berlaku (Rp10.000 per liter)
Jika kendaraan tidak terdaftar: Pembelian BBM subsidi tidak dapat diproses dan konsumen harus beralih ke BBM non-subsidi.
๐ Important Dates
Informasi penting terkait Subsidi BBM Pertalite:
- 1 April 2026: Kewajiban pendaftaran QR Code untuk pembelian BBM subsidi
- April 2026: Menteri ESDM memastikan harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir tahun
- Agustus 2026: Pemerintah mengkaji rencana pembatasan pembelian untuk kelompok desil 9 dan 10 (masih dalam pembahasan)
- September 2026: ESDM membantah kabar kenaikan harga Pertalite menjadi Rp13.500 โ dipastikan hoaks
- 31 Desember 2026: Batas akhir komitmen harga BBM subsidi tidak naik
โWho Is Not Eligible
Kelompok yang tidak berhak menggunakan BBM Pertalite bersubsidi:
- Mobil mewah dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc โ secara otomatis ditolak oleh sistem pemindaian QR Code MyPertamina
- Kendaraan pertambangan dan perkebunan dengan roda lebih dari 6
- Masyarakat dari kelompok ekonomi atas โ Menteri ESDM mengimbau pemilik mobil bagus dan ekonomi menengah ke atas untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi
- Kendaraan yang tidak terdaftar dalam program Subsidi Tepat Pertamina
Rencana pembatasan (dalam pembahasan): Pemerintah tengah mengkaji pembatasan pembelian Pertalite untuk kelompok kesejahteraan desil 9 dan 10 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
โ ๏ธImportant Instructions
Hal-hal penting yang perlu diperhatikan:
- Daftarkan kendaraan Anda di Subsidi Tepat Pertamina untuk mendapatkan barcode QR Code sebelum membeli BBM subsidi
- Barcode QR Code bersifat wajib โ tanpa barcode, pembelian Pertalite tidak dapat diproses di SPBU
- Batas pembelian 50 liter per hari per kendaraan untuk mobil. Pembatasan ini tidak berlaku untuk angkutan truk
- Harga Pertalite tidak naik hingga 31 Desember 2026. Waspadai informasi hoaks yang menyebutkan kenaikan harga
- Mobil dengan mesin di atas 1.400 cc tidak akan lolos verifikasi dan harus menggunakan BBM non-subsidi
- Simpan barcode dengan baik. Barcode dapat dicetak atau ditunjukkan melalui aplikasi MyPertamina
- Laporkan penyalahgunaan ke Pertamina Call Center 135 atau melalui aplikasi MyPertamina
๐Related Schemes
Program terkait yang dapat melengkapi Subsidi BBM Pertalite:
- Subsidi LPG 3 Kg โ bantuan gas elpiji untuk rumah tangga miskin
- Subsidi Listrik โ bantuan tarif listrik untuk rumah tangga miskin
- Bantuan Pangan Beras Pemerintah (Banpang) โ bantuan beras 10 kg per bulan
- Program Keluarga Harapan (PKH) โ bantuan sosial bersyarat dari Kemensos
๐Conclusion
Subsidi BBM Pertalite merupakan program bantuan energi penting dari pemerintah Indonesia yang memberikan harga jual BBM jenis Pertalite lebih murah dari harga keekonomian. Dengan harga Rp10.000 per liter yang dijamin tidak naik hingga 31 Desember 2026, program ini membantu meringankan beban pengeluaran transportasi masyarakat.
Sejak 2026, pembelian BBM subsidi diwajibkan menggunakan barcode QR Code dari program Subsidi Tepat Pertamina. Kendaraan roda dua dan mobil pribadi dengan kapasitas mesin maksimal 1.400 cc dapat mendaftar untuk memperoleh akses pembelian Pertalite bersubsidi.
Pemerintah terus mengkaji skema pembatasan untuk kelompok ekonomi atas (desil 9 dan 10) agar subsidi lebih tepat sasaran. Masyarakat diimbau untuk mendaftarkan kendaraannya, mematuhi batas pembelian 50 liter per hari, dan mewaspadai informasi hoaks terkait kenaikan harga.
๐Additional Information
Sistem Subsidi Tepat Pertamina
Sejak tahun 2022, Pertamina menerapkan sistem digital berbasis QR Code untuk menyalurkan BBM bersubsidi secara tepat sasaran. Barcode BBM subsidi berfungsi sebagai identitas kendaraan yang memuat informasi nomor polisi, data pemilik, hingga jenis BBM subsidi yang berhak dibeli.
Batas Kapasitas Mesin 1.400 cc
Berdasarkan aturan yang berlaku, mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc secara otomatis tidak memenuhi kriteria dan akan ditolak oleh sistem pemindaian QR Code MyPertamina. Beberapa contoh mobil yang masih boleh mengisi Pertalite antara lain: Toyota Agya (1.197 cc), Daihatsu Ayla (998-1.197 cc), Honda Brio (1.199 cc), dan Suzuki Ignis (1.197 cc).
Rencana Pembatasan Desil 9 dan 10
Pemerintah tengah mengkaji rencana pembatasan pembelian Pertalite untuk kelompok kesejahteraan desil 9 dan 10 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurut data INDEF, 42% subsidi energi justru dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu. Pembatasan ini masih dalam tahap pembahasan dan belum ada keputusan final mengenai waktu pelaksanaannya.
Dampak Harga Minyak Dunia
Harga minyak mentah dunia yang mencapai USD106 per barel memberikan tekanan pada APBN. Namun, pemerintah berkomitmen untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir 2026. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat, dengan mencari sumber pasokan minyak alternatif seperti dari Rusia untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
๐ Ready to Apply?
Use the official links below to apply for this scheme, check your status, or contact support.
๐๐ฎ๐ณ More Schemes from Indonesia
Explore other government schemes you might find useful





