π‘οΈ Social Security Schemes
Showing 12 of 107 schemes
activeKartu Penyandang Disabilitas Jakarta
Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) adalah program bantuan sosial dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta yang memberikan bantuan tunai Rp300.000 per bulan serta akses transportasi dan pangan bersubsidi bagi penyandang disabilitas dari keluarga prasejahtera.
activeKartu Lansia Jakarta (KLJ)
Kartu Lansia Jakarta (KLJ) adalah bantuan sosial tunai dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bagi warga lanjut usia 60 tahun ke atas dari keluarga tidak mampu. Bantuan sebesar Rp300.000 per bulan disalurkan secara non-tunai melalui rekening Bank Jakarta, dengan skema pencairan rapel 2-3 bulan.
activeProgram Keluarga Harapan & Sembako Integrated Social Assistance
PKH dan Program Sembako (BPNT) adalah program bantuan sosial reguler Kementerian Sosial untuk keluarga miskin dan rentan. PKH memberikan bantuan tunai bersyarat berdasarkan komponen keluarga, sedangkan BPNT memberikan bantuan pangan Rp200.000 per bulan. Keduanya menggunakan DTSEN sebagai basis data dan menyasar desil 1-4.
activeProgram Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
Program Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat adalah kerangka kebijakan pemerintah Indonesia yang mengintegrasikan bansos (PKH, BPNT) dengan pemberdayaan ekonomi. KPM yang sebelumnya menerima bantuan sosial diarahkan menuju kemandirian melalui peningkatan keterampilan, akses permodalan, dan penguatan aset usaha.
Program Bantuan Anak Yatim / Anak Rentan
ATENSI YAPI adalah bantuan dari Kementerian Sosial RI untuk anak yatim, piatu, dan yatim piatu berusia di bawah 18 tahun dari keluarga miskin. Bantuan sebesar Rp200.000 per bulan disalurkan melalui Bank Himbara atau PT Pos untuk mendukung pemenuhan kebutuhan hidup layak, pendidikan, dan perlindungan anak.
activeProgram Bantuan untuk Lansia
Program Bantuan untuk Lansia mencakup berbagai skema bansos dari Kementerian Sosial RI, termasuk PKH Komponen Lanjut Usia, Bantuan Permakanan, dan ATENSI Lansia. Bantuan tunai PKH lansia sebesar Rp2,4 juta per tahun diberikan kepada lansia 60+ dari keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
activeProgram Bantuan untuk Penyandang Disabilitas
Berbagai program bantuan dari Kementerian Sosial RI untuk penyandang disabilitas, meliputi bantuan PKH komponen disabilitas, Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), dan Kartu Penyandang Disabilitas (KPD). Bantuan dapat berupa uang tunai, alat bantu, terapi, pelatihan vokasional, hingga konsesi di sembilan sektor strategis.
activeProgram Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah sistem perlindungan sosial bagi pekerja Indonesia yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Program ini mencakup lima jenis jaminan: JKK, JKM, JHT, JP, dan JKP, yang memberikan perlindungan dari risiko kecelakaan kerja, kematian, hari tua, pensiun, hingga kehilangan pekerjaan.
activeSocio-Economic Empowerment Program
Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) adalah program Kementerian Sosial Indonesia yang memperkuat kemampuan, aset, dan akses keluarga penerima manfaat untuk meningkatkan kemandirian sosial ekonomi.
activePKH Graduation and KPM Empowerment
Graduasi dan pemberdayaan KPM PKH merupakan bagian dari Program Keluarga Harapan yang mendorong keluarga penerima manfaat menjadi mandiri dan keluar dari kepesertaan ketika kesejahteraannya meningkat atau tidak lagi memenuhi peringkat kesejahteraan penerima PKH.
activePahlawan Ekonomi Nusantara
Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) adalah program Kementerian Sosial untuk meningkatkan kemampuan berwirausaha keluarga miskin, kelompok rentan, kelompok terpencil, dan korban bencana melalui bantuan usaha, pelatihan, serta pendampingan. Dasar hukum PENA melalui Permensos Nomor 7 Tahun 2023 telah dicabut dan digantikan oleh Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi berdasarkan Permensos Nomor 2 Tahun 2026.
discontinuedAcceleration Program for the Eradication of Extreme Poverty
Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem adalah kebijakan nasional Indonesia untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem melalui pengurangan beban pengeluaran, peningkatan pendapatan, dan pengurangan kantong-kantong kemiskinan.
